LDII Jember Harap KNPI Jadi Rumah Besar Para Pemuda

Jember (3/8). Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (Musda KNPI) Kabupaten Jember 2022, pengurus harian KNPI aktif menjalin silaturrahim dengan semua organisasi kepemudaaan di kabupaten tersebut. Salah satunya dengan DPD LDII Jember.

“Sebagai induk organisasi kepemudaan di tanah air, KNPI tentu sudah makan garam dalam pembinaan pemuda tetapi kami masih perlu mendapat masukan dari ormas keagamaan termasuk LDII yang juga sangat aktif membina generasi muda,” ujar salah satu calon Ketua Umum KNPI Jember, Arif Ramdani saat berkunjung ke kantor DPD LDII Jember, 27/7.

Arif menambahkan bahwa KNPI yang selama ini banyak diisi pengurus dari organisasi Cipayung seperti HMI, PMII, GMNI, PMKRI sekarang sudah saatnya bisa merangkul semua organisasi kepemudaan seperti GP Anshor, Pemuda Muhammadiyah maupun Pemuda LDII. “Saya berharap program program KNPI ke depan bisa bersinergi dan berkolaborasi dengan pemuda LDII,” tegas Arif

Sementara itu Ketua DPD LDII Kabupaten Jember, Akhmad Malik Afandi berharap agar KNPI menjadi rumah besar pemuda Indonesia, “Dan bisa membantu tugas pemerintah untuk mencetak generasi muda bangsa yang unggul, berprestasi dan berkarakter,” ungkapnya.

Hal ini sejalan dengan program LDII untuk mewujudkan insan yang profesional religius, “LDII mempunyai target pembinaan generasi muda yang biasa disebut dengan Tri Sukses pembinaan generasi penerus yaitu alim faqih, berakhlaqul karimah dan mandiri,” ujar Malik.

Malik menambahkan untuk bisa mencapai itu semua, maka generasi muda harus dibekali dengan enam tabiat luhur yaitu jujur, amanah, kerja keras hidup hemat, rukun, kompak dan kerjasama yang baik. Selain itu, tantangan pembinaan pemuda menjadi sangat berat, karena harus berhadapan dengan ancaman radikalisme dan mengikisnya budaya bangsa akibat informasi yang tanpa disaring lagi, bisa diakses melalui ponsel. “Oleh sebab itu kita harus bergandeng tangan untuk bersama sama membangun bangsa ini tanpa ada polarisasi perbedaan yang ada, tapi justru aktif membangun komunikasi antar pemuda demi persatuan dan kesatuan bangsa,” lanjut Malik yang pernah jadi aktivis HMI itu.

 

Oleh: Akhmad Malik Afandi (Jember) (contributor) / rully kuswahyudi (editor)

Leave a Reply

Your email address will not be published.